Monday, 1 July 2019

Berkenalan dengan Lexi, Si 'Kecil cabe Rawit' NMAX di Maxi Day 2019 Palembang

"Ken, sabtu tanggal 29 juni sibuk ngga?"
"Sabtu tu libur sebenernyo kak, tapi ado turnament jadi Niken harus stand by di bowling. Emang ado apo, Kak?". 
"Ikut kakak be siangnyo. Ketemu samo yang yang kecil - kecil tapi pintar, cak cabe rawit hehehe".
"Hahaha Oke Kak Bimss". 
Percakapan diatas adalah penggalan chat dari seorang kakak tingkatku di Fakultas dulu, hanya saja kami beda jurusan. Hari sabtu, 29 Juni 2019 kemarin akhirnya aku mendatangi acara untuk bertemu dengan "kecil-kecil cabe rawit" seperti yang kakak tingkatku bilang itu.


Si 'kecil cabe rawit' yang dimaksud kakak tingkatku ini adalah salah satu Maxi series milik Yamaha, yaitu Lexi, Si Baby NMAX. Acara yang kami hadiri bertajuk Maxi Day 2019 ini di adakan di Benteng Kuto Besak, Palembang yang juga diadakan untuk memperingati 3 tahunnya Maxi Series ini dirilis. Ada banyak kegiatan yang seru pada acara ini, mulai dari promo spesial yang memungkinkan kita membeli salah satu produk Maxi Series dengan harga relatif murah daripada biasanya, kesempatan mendapat servis motor dan oli gratis, mengikuti test ride berhadiah, menonton kontes modifikasi dan rolling city (komunitas Maxi Series konvoi keliling Palembang), ikut cek darah gratis dan selfie contest, seseruan di game station, serta menyaksikan band perform dan DJ perform. 


Setelah puas mengeliling setiap booth yang ada dalam rangkaian acara tersebut, akhirnya kami mampir di booth Zona Teknologi. Disini kami berkenalan lebih jauh dengan salah satu Maxi Series yaitu Yamaha Lexi.

Hal pertama kali yang sangat menarik perhatianku saat mendengarkan penjelasan dari Mekanik Yamaha tentang teknologi 3S atau Stop & Start System (SSS) yang ada di Si Lexi ini. Teknologi Stop & Start System (SSS) adalah teknologi terbaru yang berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Menurutku yamaha sangat mengerti kebutuhan konsumen, apalagi masyarakat palembang yang sekarang sudah lumrah dengan macet. Teknologi ini sangat berguna dan bisa menghemat bahan bakar yang abis sia - sia saja misalnya saat menghadapi macet tadi.

Selain itu, Si Lexi ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Smart Key System yang  merupakan sistem kunci tanpa anak kunci gitu loh. Teknologi ini juga dilengkapi dengan Immobilizer dan Answer Back System, fitur ini mempermudah mencari motor kita saat di parkiran jadi kita tak perlu capek-capek lagi kebingungan ataupun lupa.


Semakin maraknya ojek online saat ini, Yamaha menjawab kebutuhan tersebut dengan menambahkan fitur Electric Power Socket. Dengan adanya fitur ini mempermudah pengendara mengisi baterai gadgetnya saat di perjalanan. Maka dari itu menurutku series ini juga cocok untuk digunakan para ojek online. Tidak hanya itu, Series ini juga dilengkapi dengan Long Seat jadi ukuran sangat luas, kalo para ojek online mau bawa penumpang semakinnya nyaman lagi nih. Belum habis disitu, series ini juga di lengkapi dengan Big Luggage Capacity yang bisa menampung barang bawaan para ojek online, misalnya baju ganti, bekal makan, air minum dan kebutuhan yang lainnya. Sungguh sangat menjawab para ojek online. Ehh... ngga hanya buat para ojek online sih. Kalo mau diajak touring juga enak Si Lexi ini, lebih compact dan memenuhi segala kebutuhan plus ngga perlu ribet lagi. Hehe


Dengan seluruh teknologi yang ada di Si Lexi ini menurutku sangat benar mereka menggunakan jargon "Lexi Si Baby NMAX, Smart is New Sexy". Dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh Yamaha Lexi S ABS, skuter matic ini dibanderol dengan harga OTR Palembang Rp 27.350.000 dengan banyak pilihan warna yaitu hitam, merah, putih, biru dope dan warna coklat dope.

Gimana emang 'kecil - kecil cabe rawit' kan, Si Lexi ini?

Monday, 11 December 2017

A to Z dan Mitos- Mitos tentang HIV AIDS

Beberapa hari yang lalu aku memposting foto tusuk gigi di akun Instagram pribadi aku. Ada beberapa temen yang comment "Kenapa posting tusuk gigi?" atau "Kenapa postingan kamu sama si A, si B, si C sama sih?". Disini aku ngga abis pikir sekaligus heran, kalo kalian lihat dan baca captionnya baik-baik postingan aku tentang tusuk gigi ngga bakalan tanya "Kenapa?" karna tanggapan teman aku yang lainnya yang baca dengan seksama adalah beda, malahan menimpali bahkan memberikan tanggapan yang kontra maupun pro.

A post shared by Niken R Ardita (@ra_niken) on


Ini adalah satu contoh bahwa kita sering cuma lihat sekilas tanpa mau cari tahu secara seksama, atau dengan kata lain kita udah bisa bilang si A itu sok pinter, padahal baru kenal jabat tangan doang. Hal ini juga sama dengan bagaimana selama ini stigma kita terhadap ODHA (Orang Dengan HIV AIDS). ODHA ngga harus dijauhin dan lansung kita judge lansung bahwa ODHA adalah orang dengan pergaulan yang ngga bener ataupun pergaulan di dalam kutip. Buang jauh-jauh pemikiran itu, karna stigma atau pemikiran itu bisa menghalangi keberhasilan atau keberlansungan hidup seorang ODHA.

"Eh Niken, Kok kamu sok tau banget sih? Kenapa bisa berani bilang gitu?"
Kenapa (lagi)? Karna pada hari pertama dalam setiap minggu, hari yang mungkin ngga paling diinginkan sama umat manusia yang tak laindan tak bukan adalah Hari Senin bertepatan pada tanggal 4 desember kemarin di Hotel Excelton Palembang dengan diiringi rintik-rintik hujan, dengan semangat pagi yang aku miliki aku datang ke workshop sekaligus temu blogger kesehatan dalam peringatan Hari Aids Se-Dunia. Pada workshop ini ada 3 (tiga) Narasumber yang akan mengisi 3 sesi materinya nantinya. Para Narasumber ini adalah para profesionalnya di bidangnya yang sangat paham akan HIV/AIDS ini, diantaranya adalah Bapak Indra Rizon selaku Kepala Hubungan Media dan Lembaga Biro Komunikasi Pelayanan Masyarakat KEMENKES RI yang akan menyampaikan materi tentang "Kenali Penyakit Perilaku dan Hidup Sehat dengan Germas". Kemudian Ibu dr. Endang Budi Hastuti selaku KASBUDIT HIV AIDS dan PIMS Direktorat Pencegahan Penyakit Menular Lansung (PPML) KEMENKES RI yang menyampaikan materi tentang "Kebijakan Nasional Program HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual". Dan yang terakhir yaitu Bapak Feri Yanuar selaku Kepala Bagian P2P Dinas Kesehatan Prov. SUMSEL yang menyampaikan materi tentang "Epedemi HIV/AIDS di Prov SUMSEL". Ngga hanya itu workshop ini dipandu oleh moderator yang ngga kalah kece yaitu Ibu drg. Widyawati selaku Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat KEMENKES RI.
Narasumber Workshop Blogger Kesehatan Pov. SUMSEL (Dok. Pribadi)

Di workshop ini kita bincang-bincang semua tentang HIV/AIDS, mulai dari apa sih itu HIV/AIDS, cara penularannya, cara pencegahannya dan bagaimana cara mengatasinya jika terjangkit HIV/AIDS sampai dengan bagaimana sih sebnernya kita harus bersikap jika bertemu dengan ODHA. Disini kita juga bahas mitos-mitos dan  fakta-fakta yang beredar tengan HIV/AIDS, dari sini aku jadi ngga bingung dan punya pemikian-pemikiran yang simpang siur ngga seharusnya tentang HIV AIDS itu sendiri.

⠶ A to Z HIV AIDS

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. HIV adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS merupakan singkatan dari Aquired Immuno Defeciency Syndrome. AIDS adalah kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh. Nah, Per Maret 2017, ada 242.699 kasus HIV yang terlapor dengan 40.000-an kasus yang ditemukan per tahun dan kurang lebih 110 kasus per harinya di Indonesia. Dan presentase AIDS berdasarkan Transmisi hingga Maret 2017, sebesar 67.8% dari Heterosex. Penyakit HIV/AIDS banyak ditemukan di usia yang produktif . Hal ini disebabkan terjadinya kerentanan pada remaja saat ini misalnya kesenjangan ekonomi, kesetaraan gender, lingkungan yang jauh dari orang tua ataupun dampak dari sosial media dan bebasnya dalam mengakses internet.
Persentase Usia Produktif yang terjangkit HIV AIDS (Dok. KEMENKES RI)

Sedangkan per September 2017, terdapat 1329 kasus HIV dan 1377 kasus AIDS dengan total 2706 kasus yang terdapat di SUMSEL dengan rasio kasus HIV yang terjadi antara laki-laki dan perempuan adalah 3 : 1, sedangkan untuk kasus AIDS 4 : 1. Sedangkan persentase kasus berdasarkan usia adalah 1% dari usia 15-17 tahun, 36% dari usia 20-29 tahun, 40% dari usia 30-39 dan 13% dari usia 40 tahun ke atas.

⠶ Mitos dan Fakta HIV/AIDS

⧬ Bisakah seseorang tertular HIV dengan cara menggunakan alat atau minum secara bergantian dengan seseoarang yang terinfeksi HIV?
Virus HIV pada cairan air liur jumlahnya sangat sedikit dan virus yang terpapar oleh udara akan mati, sehingga dengan penggunaan alat makan/minum yang sama tidak akan tertular HIV itu sendiri. Virus HIV menular melalui kontak cairan tubuh, yaitu melalui darah, cairan vagina dan air mani. HIV tidak menular melalui air liur, air mata maupun keringat,

⧬ Bisakah seseorang tertular HIV melalui gigitan nyamuk atau serangga?
Jika nyamuk atau serangga menggigit ODHA, darah yang mengandung virus HIV yang digigit oleh nyamuk tersebut akan lansung mati. Karna serangga atau nyamuk tidak memiliki sistem kekbalan tubuh seperti manusia. Jadi kalo digigit oleh nyamuk yang sebelumnya menggigit ODHA, kita akan akan tertular virus HIV nih.

⧬ Dapatkah mengetahui seseorang sudah terinfeksi HIV hanya dengan melihat fisiknya saja?
Salah satu ODHA berbagi kisah hidupnya di workshop kemarin, Namanya Mba Ayu. Mba Ayu cerita bagaimana dia bisa hamil dan melahirkan walaupun mengidap penyakit AIDS. Nah, Hal ini adalah bukti bahwa kita ngga bisa lansung judge atau bilang kalo seseorang terjangkit HIV/AIDS. Contohnya aja mba Ayu yang sangat semangat, sehat dan makmur banget. Pas belum kenalan aku juga kagok karna ngga nyangka kalo mba Ayu adalah salah satu ODHA.
Foto bersama Mba Ayu (tengah), Salah satu ODHA yang berbagi kisah inspiratif hidupnya

⧬ Bisakah seseorang memiliki resiko tertular HIV dengan cara menggunakan kamar mandi yang sama dengan ODHA?
IT'S ABSLUTELY NOT. Ini adalah informasi yang HOAX atau salah tentang HIV/AIDS. Dengan penggunaan kamar mandi yang sama ngga akan beresiko untuk tertular HIV.

Fakta Lainnya tentang HIV/AIDS (Dok. KEMENKES RI)

Lalu, Bagaimana sih sebenarnya cara penularan HIV ini?
Penularan HIV tidak mudah, karna cara penularannya sangat terbatas. Penularan HIV sendiri bisa melalui hubungan seksual, berbagi jarum suntik, produk darah & organ dan Ibu hamil positif HIV ke Bayinya. Jadi ingat ya! Berpelukan, menggunakan toilet bersama, bersentuhan, menggunakan alat makan bersama, gigitan serangga dan tinggal serumah dg ODHA itu tidak menular. 


Selain itu kita dapat melakukan pencegahan agar tidak tertular, diantaranya tidak melakukan hubungan seks yg berisiko, tidak menggunakan narkoba, mengikuti pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, skrining donor darah dan organ tubuh serta menerapkan kewaspadaan standar (bagi petugas kesehatan). Pencegahan HIV kepada remaja dapat dilakukan dengan perilaku sehat, Iman & Taqwa serta ketahanan keluarga. Selain itu, kita juga bisa melakukan tes VCT (Voluntary Counseling and Testing) untuk melakuan pencegahan serta mengetahui secara dini jika terinfeksi HIV

HIV bukan penyakit mematikan ataupun penyakit yang tidak bisa sembuh. Tapi penyakit kronis yang sudah ada terapi obatnya. HIV dikategorikan sebagai penyakit kronis seperti Hipertensi dan Diabetes yaitu harus minum obat setiap tahun agar terkontrol. Yupp, sekarang HIV sudah ada obatnya, sehingga jika positif terjangkit HIV, ODHA dapat melakukan terapi ARV (ANTIRETROVIRAL). Penelitian klinis beberapa tahun terakhir menunjukan bahwa memulai ARV dini tanpa memandang jumlah CD 4 memiliki manfaat yg baik untuk kesehatan dan ketahanan hidup pasien. Di tahun 2018, semua ODHA di Indonesia bisa memulai ARV tanpa melihat jumlah CD4 nya. Dalam pengendaliannya, Pemerintah melaksanakan Program pengendalian HIV AIDS dengan 3 Zero,yaitu Zero Infection, Zero related AIDS death & Zero discrimination ODHA. Selain itu, pemerintah melakukan percepatan Strategi TOP (Temukan-Obati-Pertahankan) untuk mencapai eliminasi HIV - AIDS pada tahun 2030.

Selain melaksanakan strategi TOP, pemerintah juga mecanangkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yaitu Suatu tindakan sistematis dan terencanayang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. GERMAS memiliki 6 kegiatan perilaku hidup sehat, namun pada 2017 ini ada 3 fokus perilaku hidup sehat yaitu, melakukan aktifitas fisik, mengkonsumsi buah dan sayur serta memeriksa kesehatan secara berkala 6 bulan sekali.
Fokus Kegiatan GERMAS (Dok. KEMENKES RI)

"Hilangkan Stigma untuk meningkatkan kualitas hidup" - Bapak Indra Rizon, Kabag Hubungan Media dan Lembaga @KemenkesRI
AIDS adalah kasus gunung es, yang tidak banyak pihak bisa untuk terbuka mengakui terinfeksi HIV atau mengidap AIDS. Hal ini juga disebabkan oleh diskrimansi maupun stigma dari masyarakat terhadap ODHA, sehingga mereka merasa terintimidasi dan malu. Maka, dalam rangka peringatan hari AIDS Sedunia, Kemenkes RI berharap dengan hadirnya Temu Blogger Kesehatan Prov. Sumsel, pesan kesehatan bisa viral di internet terutama di media sosial sehigga dapat diakses oleh masyarkat. Selain itu, Indonesia menghadapi persoalan HIV/AIDS dengan data kasus tertinggi yang ditemukan. Untuk menanggulanginya perlu kerja sama berbagai lintas sektor. Mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga masyarakat. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat yang baik juga ikut andil dalam mensosilisasikan serta memberikan perlakuan yang sama terhadap ODHA.
Foto bersama Blogger Kesehatan Prov. SUMSEL

Wednesday, 15 March 2017

Azalea inspired by NATUR : Pembebas Bunga dari Tandus yang Kering

Hari minggu adalah hari libur nasional bagi semua orang. Hari yang digunakan buat quality time sama keluarga, temen/kolega, pacar ataupun sama diri sendiri. Hari minggu juga bisa disibukkan dengan kondangan, yang terkadang emang faktanya tiap hari minggu itu pasti setiap gedung pernikahan penuh sama acara resepsi pernikahan.

Kalau saya sendiri, tiap hari minggu akan disibukkan dengan menata ulang kembali kosan atau dihabiskan dengan beristiharat sepenuh hari dengan guling-guling cantik sambil mantau media sosial dari smartphone tercinta. Tapi, hari minggu kemaren tepat tanggal 5 Maret 2017, hari minggu saya cukup berbeda. Jadi, hari minggu kemarin saya dapat undangan untuk salah satu acara gathering blogger tapi khusus buat wanita yang berhijab. Acara ini saya ketahui dari sebuah pesan dari salah satu grup whatsapp. Karena jarang sekali ada acara buat blogger terkhususnya buat para perempuan-perempuan cantik dan pake hijab lagi, jadi saya mendaftarkan diri untuk bergabung dalam acara tersebut. 
Undangan #AzaleaHijabDating
Sejujurnya, selain buat memperluas jaringan network dan memperbanyak teman-teman blogger di palembang. Alasan lain mengikuti acara ini adalah biar saya ada content buat update blog, karna sudah jarang sekali menulis dan jadi kasian sendiri sama blognya.

Nah, acara #AzaleaHijabDating ini diadakan di salah satu tempat makan yang lagi hits dan kekinian banget di Palembang, yaitu Equatore Rooftop Cafe. Acara-nya sendiri dimulai dari pukul 10.00 wib, tapi pas hari tersebut saya dan teman saya Lutfi agak terlambat karna harus menunggu agak lama dari jemputan salah satu taksi online yang kami pesan. Alhasilnya, kita melewatkan pembukaan acara #AzaleaHijabDating. #AzaleaHijabDatting ini sendiri dipandu sama MC yang kocak, ramah dan ceriwis abis, Kak Febri. Oh iya, sebelum masuk ruangan kita juga diharuskan #OOTD dulu karna ada lomba Best Hijab Fashion yang tentunya sesuai tema dari #AzaleaHijabDating yaitu, white with little touch green.

Azalea Inspired by NATUR, #TheRealHijabHairCare

NATUR terkenal sebagai produk perawatan rambut yang sudah dipercaya sejak dahulu. Kini Natur menghadirkan produk perawatan rambut untuk wanita berhijab ialah Azalea. Disini @azaleabeautyhijab memperkenalkan dua produk mereka, yaitu Azalea Hijab Shampoo dan Azalea Hijab Hair Mist
Azalea Hijab Shampoo dan Azalea Hijab Hair Mist
Sewaktu denger atau baca nama AZALEA saya penasaran sama arti dari kata itu. Dan menurut saya, nama itu cocok banget buat produk wanita berhijab karena namanya muslimah banget gitu, enak didenger dan disebut. Nah, karena penasaran sama arti Azalea, akhirnya saya googling sendiri arti dari Azalea. Menurut beberapa bahasa ternyata artinya berbeda loh! Seperti dari bahasa arab yang mewakili arti dari Kebebasan, terus dari bahasa latin mewakili arti kata Bunga sedangkan dari bahasa yunani memiliki arti sebagai Kering. Dengan berbekal arti kata Azalea secara harfiah dengan menggabungkan arti dari beberapa bahasa, saya mengambil kesimpulan bahwa Azalea ini bearti Kebebasan Bunga pada (kondisi/suasana) Kering. Wanita itu diibaratkan sebagai bunga, ya kan? Karena mereka adalah mahkluk yang paling indah di muka bumi ini. Terus seperti pepatah "Rambut adalah Mahkota", jadi wanita harus merawat rambut mereka agar rambut mereka tetap sehat dan cantik. Apalagi wanita hijab, karena rambut tertutup hijab dan terkena panas matahari jadi wanita hijab sering merasa gerah atau panas. Jadi, mungkin arti kata Azalea yang menurut saya secara harfiah Kebebasan Bunga pada (kondisi/suasana) Kering adalah memberikan solusi permasalahan rambut yang sering terjadi di wanita hijab agar terbebas dari gerah dan menyebabkan rambut lepek. Cocok banget kan jadi nama-nya Azalea? Kalau menurut kalian gimana sih?

Lanjut ke acara inti, Mba Dita selaku Brand Excecutive Manager Azalea memberitahukan secara lansung kandungan dari Azalea Hijab Shampoo dan Azalea Hijab Hair Mist serta cara penggunaan dan khasiatnya masing-masing.

Azalea Hijab Shampoo mengandung minyak zaitun dan ekstrak ginseng yang secara alami diekstrak lansung oleh pabrik sendiri. Karena diproses secara alami, Azalea Hijab Shampoo berbeda dengan shampoo yang diproses secara chemical, disini kita bisa keramas setiap hari tanpa takut efek samping rambut akan rusak akibat bahan kimia yang terdapat di shampoo. Minyak zaitun dan ekstrak ginseng pada Azalea Hijab Shampoo jdigunakan untuk mengatasi problem masalah rambut lepek yang sering dihadapi oleh wanita hijab. Nah, karena rambut lepek inilah ternyata bisa menyebabkan ketombe yang selanjutnya membuat rambut kita mudah rontok dan berketombe. Selain itu minyak zaitun dan ekstrak ginseng juga memiliki khasiat membantu merawat kekuatan akar rambut dan menjaga kesegaran rambut berhijab, jadi kita ngga perlu khawatir lagi dengan rambut rontok dan rambut lepek. Azalea Hijab Shampoo ini sudah beredar di pasar/market dengan harga yang sangat terjangkau, cuma 19.000 ribuan loh!
A post shared by Niken R Ardita (@ra_niken) on

Selain Azalea Hijab Shampoo, Azalea inspired by NATUR juga memperkenalkan produk khusus untuk wanita hijab yang lainnya, yaitu Azalea Hijab Hair Mist dengan Minyak Zaitun dan Ekstrak Aloe Vera. Pas acara saya iseng buka hijab hair mistnya, pas dicium hair mistnya harum madu jadi enak banget dan menenangkan. Nah, hair mist ini kata Mbak Dita bisa dipake tanpa harus lepas Hijab, jadi misalnya kita lagi beraktifitas di luar dan berasa gerah plus rambut lepek bisa menyemprotkan Azalea Hair Mist ini ke kepala kita. Kandungan minyak zaitun dan Ekstrak Aloe Vera pada Azalea Hijab Hair Mist ini juga berfungsi mengharumkan dan menyegarkan rambut sehingga membantu mengurangi bau lembab di area sekitar kepala, Dengan ukurannya yang 80ml, hair mist ini sangat praktis dan bisa dibawa kemana-mana. Jadi, ngga perlu takut lagi walaupun aktifitas luar ruangan yang terpapar matahari, tinggal semprot Azalea Hijab Hair Mist rambut jadi wangi dan segar.
Mba Dita, Bu Rita dan Mba Ardiba yang lagi sharing tentang masalah rambut wanita hijab
Selain ngobrolin tentang Azalea inspired by NATUR #TheRealHijabHairCare, Ada juga Bu Rita dan Mba Ardiba yang sharing seputar permasalahan yang sering mereka alami. Disini saya juga sempat sharing juga tentang keluhan-keluhan permasalahan rambut yang saya alami. Dengan volume rambut saya yang banyak, rambut saya itu bisa rontok-rontok kemana-mana dan banyak ketombe. Ini sering banget bikin risih, apalagi saya sering aktifitas diluar ruangan. Dan memang selama ini belum menemukan produk perawatan shampoo yang cocok, jadi berasa berasa bersyukur juga bisa tau sama Azalea.

Di penghujung acara, kita ngga lupa buat foto bareng dan tuker-tukeran sosmed buat silahturahmi dan nambahin temen juga. Pokoknya saya sudah senang sekali sudah diundang dan diajak berpartisipasi dalam acara #AzaleaHijabDating. Terima Kasih ya!