Friday, 12 February 2016

Olaharaga Terus, Makan Enak Jalan Terus!


Akhir-akhir ini lagi suka banget makan, ntah ini efek samping dari stress gara-gara TA (Tugas Akhir) atau populasi cacing di perut udah bertambah banyak. Bisa jadi keduanya berpengaruhnya juga sama pola makan akhir-akhir. Miris Banget. Ngga ken, lo bahagia! (nyemangtin diri sendiri). Eh, ngomong-ngomong ini postingan pertama di tahun 2016! Yeay *tepuk tangan yang meriah gitu ceritnya*


Jadi, balik lagi sama "akhir-akhir ini lagi suka makan". Aku mau kenalin kalian sama seseorang. Yupp, ini namanya Nastar Crumble Cake, Nastar tapi berbentuk kue, Keren kan? Pasti baru pada tahu kan? hehe. Makanan ini salah satu dari sejuta temen-temennya yang lain yang bisa bikin kita galau. Iya, galau. Engga makan tapi kepengen, tapi kalo mau makan? Kalori, lemak dan yang lain-lainnya udah menghantui, jerit-jerit minta diperhatiin. Atau mungkin beberapa dari kalian memilih untuk menyudahi baca blog ini daripada jadi BM alias banyak mau, kepikiran, dan akhirnya beli ini untuk dimakan, padahal udah janji pada diri sendiri mau mengurangi makan makanan-makanan enak.

Tapi aku itu punya motto sendiri kalo urusan makan "Makanan enak itu harus dinikmati, jangan dihindari". Ketemu makanan enak itu harus disyukuri dan nikmatin, alhamdulillah masih bisa makan ya kan? Yang penting harus rutin bergerak alias berolahraga! Biar Balance gitu lho. Jadinya aku lebih memilih untuk selalu disiplin bergerak dan memantau pergerakan aku (kesannya pergerakan bawah tanah, hehehe) setiap hari supaya tetap bisa makan yang enak-enak. Makan enak lanjut, olahraga juga lanjut.. hehe.


Tapi, niat dan ekspektasi itu terkadang ngga sejalan sama kenyataannya. Udah niat mau olahraga, eh.. malah mangkir dengan alasan besok masih ada.. hehe (ketauan banget kebiasaannya sering kayak gini). Nah, biar disiplin plus olahraganya tanpa beban, aku pilih pake fitness tracker. Biar lebih mudah lagi paling enak sih kalau fitur ini ada di jam tangan, seperti di Huawei Watch W1. Dengan ini menghitung aktivitas jadi nggak seperti diliatin personal trainer, apalagi setiap langkah pun dihitung dengan fitur ini. Selain itu, Huawei Watch W1 ini dilengkapi dengan 6 sensor yang menjadi salah satu keunggulannya, jadi bisa membedakan aktifitas berjalan, berlari, bersepeda dan naik gunung. Keren kan?


Dengan begini kita juga bisa bikin target harian musti melakukan berapa langkah dan kalori yang berhasil kita buang. Bener-bener ngebantu untuk memantau dan menyeimbangkan berapa yang masuk dan berapa yang harus keluar... hehe.

Yookkk, jalan kaki 1000 langkah dulu sebelum makan Nastar Crumble Cake. Jangan lupa google Huawei Watch W1 ya kalau mau tahu berapa harganya dan infonya lebih lanjut :)

Friday, 27 November 2015

Kelas Inspirasi Palembang #3 Part 2 : Sehari Mengajar, Selama Menginspirasi

Kejarlah cita-citamu sampai ke bulan, kalau gagal setidaknya kau berada di bintang-bintang
- Muhammad ferdyan -


Pernahkah kau membayangkan menjadi salah seorang guru favoritmu ketika sekolah? Pernahkah kau membayangkan berada di depan kelas menjelaskan tentang sesuatu yang baru, yang belum diketahui oleh mereka yang memperhatikanmu di depan kelas. Pernahkah kau membayangkan bagaimana rasanya? Atau tidakkah kau bertanya-tanya apakah mereka lelah menghadapi setiap tingkah laku kita ketika berada di sekolah dulu. Pernahkah kau membayangkan bagaimana rasanya memgantikan posisi mereka, hanya untuk satu hari misalnya? Pernahkah kau bertanya mudahkah menjadi seorang guru? Menghabiskan suaranya hanya untuk mengajari kita tentang sesuatu yang baru. Aku? Aku rasa sudah merasakannya, tidak hanya membayangkannya. Dan itu membuatku bersyukur memiliki guru-guru yang selalu memperhatikan siswanya. Kau pikir itu mudah? Well... walaupun hanya unuk satu hari aku rasa hal itu sesuatu yang sulit untuk dilakukan :D


Sabtu, 14 November 2015.
Yeah, sekitar beberapa minggu yang lalu dari waktu yang sekarang. Emang sekarang kapan, Ken? Nah, coba liat kalender dan jamnya masing-masing yah, kalo udah tau itulah (anggap aja) waktu sekarang. It's Present. Tapi bukan present tense yah, itu mah beda lagi. So, jadi beberapa minggu kemaren kita mengunjungi salah satu SD yang berada di pinggiran Kota Palembang, SD ini terletak di perbatasan Kota Palembang dengan Ogan Ilir, yang memiliki alamat lengkap di Jalan Meranti Sungai buaya RT 35 Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati, Palembang. Yupp.. SD Negeri 226 Palembang atau yang lebih dikenal dengan sebutan SD sawah. Tak usah kalian tanya kenapa? Karena memang letak SD tersebut di sekitar lahan persawahan. Jadi, pertama kali yang aku lakukan adalah cari alamatnya di google mapsSo, what I find on that? They can't find that address. Awalnya aku bingung, ini aku harus sedih atau ketawa ya? yaaa.. karena google maps aja sampe ngga tau dimana tempatnya. Sebenernya letak SD ini tak terlalu sulit untuk ditemukan, namun jarak tempuh yang sekitar 2 Kilometer dari jalan raya utama dan medan jalan yang cukup ekstrem membuat perjalanan ke SD ini semakin memorable bagi kami. 

Bangunan SD ini berbentuk panggung dan tidak memiliki lapangan, lapangan mereka hanya berupa rawa-rawa yang dapat dipakai ketika keadaannya kering pada saat musim panas. Musim hujan? Lapangan tersebut akan tenggelam oleh air yang turun dari langit yang kemudian mengenang dan menutupi lapangan mereka #ceilaaah. Tidak adanya lapangan membuat mereka tidak pernah melakukan upacara bendera. Oleh karena itu juga, banyak dari siswa SDN 226 ini tidak hapal lagu Indonesia Raya, lagu nasional yang seakan-akan pula rasa nasionalisme mereka tidak tumbuh dalam diri mereka. Salah satu hal yang sangat disayangkan dari SD ini.


"Sehari Mengajar, Selamanya Menginspirasi" adalah slogan dari gerakan Kelas Inspirasi itu sendiri yang memiliki maksud untuk memberikan inspirasi atau motivasi kepada siswa-siswi SD untuk meraih cita-cita mereka, serta memberikan gambaran tentang bermacam-macam pekerjaan profesional lainnya yang mungkin atau sudah pernah mereka dengar sebelumnya. Jadi, aku selaku fasilitator beserta dengan 4 inspirator dan seorang dokumentator kelompok kami berbekal dengan slogan tadi mengunjungi SDN 226 Palembang dengan harapan kami dapat memberikan motivasi serta semangat agar mereka dapat lebih giat lagi untuk belajar agar dapat meraih cita-cita mereka.

Great day with great people. And they are great people. Thanks team!

"Great day with great people". Kata-kata ini aku dengar dari salah seoarang inspirator kelompokku, Mba jessy. Inspirator dalam hal ini adalah seorang profesional dalam bidangnya masing-masing, sedangkan dikelompokku memiliki 4 orang inspirator, diantaranya Kak Ferdyan, Mba Rizka, Mba Anggun dan Mba Jessy. Mereka adalah great people itu sendiri. Orang-orang yang rela cuti sehari dari pekerjaan mereka hanya untuk memberikan inspirasi kepada siswa-siswi SD. Mereka yang meluangkan waktu dan tenaganya untuk kegiatan ini. Tentu saja Rizki, dokumentator kelompok kami yang menjalankan tugasnya dengan baik, sampai-sampai dia sendiri pun dapat dikatakan fotonya tidak ada.. hehe. Terima kasih untuk foto-fotonya yang bagus dan keren.

Inspirator SDN 226 Palembang

Dengan mengikuti kegiatan ini, aku dapat merasakan menjadi salah seorang guru, walaupun hanya sekedar mengajak mereka untuk berbaris yang rapi, menyuruhnya diam untuk mendengarkan sesuatu yang sedang dibicarakan didepan kelas atau menyuruh mereka masuk kembali ke dalam ruangan kelas mereka sembari menunggu inspirator mereka yang selanjutnya datang. Dengan kegiatan ini juga, aku merasakan berada di depan kelas menjelaskan tentang sesuatu yang baru, yang belum diketahui oleh mereka yang memperhatikanku di depan kelas. Dan walaupun hanya sehari, ini menguras tenaga serta suara. Yupp.. suara untuk menjawab semua pertanyaan polos yang mereka ajukan disertai tatapan mata yang penuh keingin-tahuan. Dari sini menjadi seorang guru tidak mudah. Bagiku, mereka yang memberikan inspirasi yang lainnya, membuatku bersyukur telah mendapat pendidikan dari SD sampai sekrang dengan fasilitas yang mendukung. Membuatku bersyukur memiliki guru-guru yang selalu berdedikasi dengan pekerjaannya. Memiliki guru yang selalu memperhatikan dan mengajariku hingga aku menjadi orang yang sekarang.

Begitupun dengan siswa-siswi SDN 226 Palembang, mereka memiliki guru yang selalu mengajari mereka dengan ikhlas dan semangat yang tinggi sebagai seorang guru. Guru-guru yang selalu memperhatikan tingkah laku mereka, menegur jika mereka salah dan selalu memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya. Contohnya saja Ibu Kirtosiah, S.Pd, beliau yang telah mengabdikan dirinya selama 8 tahun sebagai Kepala Sekolah. Memberikan waktu dan tenaga untuk memberikan usahanya yang terbaik untuk membangun SDN 226 palembang agar dapat  setara dan bersaing dengan SD-SD lainnya. 

Ibu Kirtosiah, S.Pd

Kesimpulan yang aku ambil setelah melewati dan mengikuti kegiatan ini adalah Pendidikan di Indonesia, ah...  jangankan di Indonesia kita ambil saja di Kota Palembang masih banyak yang belum merata. Disaat anak-anak SD di Kota sudah memegang smartphone ataupun gadget masing-masing, mereka (anak-anak SD pinggiran Kota) tak tau apa itu teknologi. Disaat anak-anak SD yang lainnya memiliki banyak bahan buku bacaan yang dapat dibaca, mereka tak memiliki perpustakaan atau hanya sekedar ruang baca buku. Ah,,.. tak usah perpustakaan ataupun smartphone, lapangan untuk mereka bermain atau hanya sekedar duduk-duduk bercanda sesama mereka pun tak punya. Sungguh fasilitas yang masih jauh untuk dikatakan memadai ataupun menunjung proses pembelajaran mereka.


Namun, seperti halnya yang dikatakan Pak Anies Baswedan “Mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah "dosa" setiap orang terdidik yang dimiliki di Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.”. Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang sesuai. Mereka berhak meraih cita-cita mereka, fasilitas tentu menunjang keberhasilan belajar mereka tapi jangan biarkan mereka tak mendapat pendidikan yang layak. Jangan biarkan senyum mereka tak terlihat lagi dari wajah mereka. Dan jangan hilangkan kesempatan mereka untuk menggapai cita-cita mereka.


Dan terakhir, Terima kasih untuk Kelompokku atas segala usaha, waktu dan tenaga yang telah diluangkan untuk mensukseskan kegiatan ini. Terima kasih untuk Ibu Kirtosiah dan seluruh jajaran guru di SDN 226 Palembang yang telah menerima kami dengan terbuka, guru-guru yang telah berdedikasi dalam menjalankan tugasnya untuk mengajari siswa-siswinya, guru-guru yang telah ikhlas bahkan berkorban meluangkan waktu serta tenaganya untuk mengajar. Terima kasih untuk seluruh siswa SDN 226 palembang yang telah memberikan cerita lain yang dapat menjadi pelajaran berharga. Semoga cita-cita kalian terbang tinggi di langit dan semangat kalian tak pernah turun untuk selalu menggapainya. Dan juga, terima kasih untuk kelompok SDN 226 Palembang yang telah memberikan warna lainnya dalam perjalanan ini dan semoga dipertemukan di kesempatan yang lainnya.

Friday, 20 November 2015

Kelas Inspirasi Palembang #3 Part 1 : Team Work

There is no end to education. It is not that you read a book, pass an examination, and finish with education. The whole of life, from the moment you are born to the moment you die, is a process of learning - Jiddu Krishnamurti -
 

Perjalanan ini mungkin tidak akan cukup dan habisnya untuk diceritakan. Perjalanan ini mungkin takkan bosan-bosannya untuk didengarkan kembali. Perjalanan ini mungkin tiada bandingnya dengan perjalanan-perjalanan yang lainnya. Yeah, katakan saja aku sedikit berlebihan, namun percayalah. Itulah apa adanya yang terjadi. Jika engkau tak percaya, maka coba rasakan sendiri sensasinya. #tsahhh

Mungkin perjalanan ini takkan selesai dengan satu halaman tulisan. Kenapa? Terhitung sejak bulan Juli hingga November minggu kemarin aku mengikuti sebuah gerakan yang memberikan aku inspirasi. Memberikan sudut pandangan hidup yang lainnya, memberikan kembali warna-warna yang sebelumnya mungkin sudah sedikit lapuk untuk menghiasi kehidupan sehari-hariku. Disini aku kembali menemukan orang-orang yang luar biasa. Disini aku kembali merasa menjadi orang beruntung telah bertemu mereka. Disini aku kembali menemukan orang-orang yang tak sadar mereka telah memberikan semangat untuk orang sekitarnya. 

Kelas Inspirasi Palembang #3

Kelas Inspirasi Palembang. Jujur saja, mulai dari awal sejak aku mendaftar sebagai volunteer aku tidak terlalu tahu dan tidak mencari lebih tahu apa itu Kelas Inspirasi Palembang serta tetek bengeknya yang lain. Well, itulah salah satu kekuranganku, malas untuk mencari tahu hehe. Tapi, kita disini tidak akan membahas kekuranganku yang bahkan tidak menarik sekalipun untuk dibahas. Karena hal tersebut tidak penting untuk kalian, tapi beda halnya bagi pengagum rahasiaku yang (mungkin) berada luar sana. Mungkin ini bisa jadi sedikit bocoran informasi tentang diriku. Okee.. Come on Niken! Stop dreaming and wake up.

Firstly, mungkin aku bakalan jelasin apa itu Kelas Inspirasi? Kelas Inspirasi adalah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita. Cerita tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka. Dan untuk Kota Palembang sendiri sudah 3 kalinya diadakan. But here, we are not the profesionals. We are the staff, people who behind Kelas Inspirasi Palembang #3. And guess what? I'm one of them. Feeling like i'm the lucky person? Yes, I'm lucky. Beruntung aku mendapat pengalaman yang baru dengan orang-orang yang baru. Beruntung menjadi bagian dari sebuah gerakan yang memberikan harapan atau setidaknya secercah harapan bagi orang lain.  Beruntung, karena aku dapat melihat secara lansung keadaan pendidikan di pinggiran Kota Palembang. Beruntung aku dapat bertemu dan melihat senyuman tulus dari siswa-siswi SD yang tanpa mereka sadari memberikan suntikan senyuman serta semangat bagi orang disekitar mereka. Beruntung serta besyukur bahwa mereka -siswa siswi SD tersebut masih memiliki guru-guru yang peduli akan pendidikan mereka, guru yang tanpa lelah memebrikan perhatian pada murid-muridnya. Guru, Pahlawan tanpa tanda jasa. 

Beberapa Panitia Lokal Kelas Inpisrasi Palembang #3

Aku selalu beranggapan bahwa untuk menilai suatu karya tak hanya terletak pada hasilnya yang memuaskan, megah ataupun sempurna. Namun, proses dalam membuat suatu karya tersebut pun dapat kita nilai serta kita ambil pelajarannya. Sebenarnya acara puncak dari Kelas Inspirasi Palembang #3 sendiri jatuh pada Sabtu, 14 November 2015 kemarin. Yeah... it's just one day. Tapi, untuk sampai pada hari tersebut, Kami, Panitia Lokal melewati beberapa proses-proses yang tak ternilai harganya. Dimulai saling mengenalkan diri masing-masing, memahami karakteristik individu-individu yang baru dikenal, kemudian lanjut pada tahap dimana kami mulai brainstorming dan merasa nyaman hingga sampai akhirnya berpikir we're not just friends, but we're another family that have ruenion again. Family who comfort each other, family who always give spirits. And Family who always by your side when your happy or sad. Semua itu dicapai karena proses-proses yang sebelumnya kami lalui. Tidak pungkiri perselisihan atau perbedaan pendapat sering terjadi, namun semua itu warna-warna yang menghiasi perjalanan kami. Setidaknya, akan kami ingat kembali dan ceritakan kepada orang lain. Ataupun menjadi renungan bagi sendiri atau menjadi lelucon yang akan ditertawakan nantinya. Seperti aku sekarang sedang mengingat kembali perjalanan itu dan tersenyum sendiri disudut sebuah ruangan yang ramai.

Kelas Inspirasi Palembang #3

Last, Terima kasih untuk Allah yang sudah mempertemukan aku dengan mereka, orang-orang yang luar biasa.  Terima kasih untuk seluruh Keluarga Kelas Inpisrasi Palembang yang telah hadir mengisi hari-hariku. Terima kasih telah menjadi bagian cerita dan perjalanan dalam hidupku yang nantinya akan dengaan bangga aku ceritakan kembali di masa yang akan datang. Terima kasih telah memberikan pelajaran serta pengalaman yang baru. Aku merasa seperti baru kemarin kita bertemu, tapi siapa yang tahu kalau waktu berlalu dengan cepat sekali hingga tak terasa Kelas Inspirasi Palembang #3 telah usai. Terima kasih telah diberikan kesempatan menjadi bagian dari tim ini. And a lot of thank for you. Hope our relation is not end here and we can meet again. Good Luck for us!!

Friday, 1 May 2015

Dilema Mahasiswa Menjelang Tingkat Akhir

"Blog Niken udah Lumutan........ 
"Blog Niken udah debuan..........

Denger kata itu dari temen sendiri itu rasanya....
Rasanya ngga bisa dideskripsiin lagi!!! Antara malu, jengkel, marah dan harga diri yang menyandang status sebagai jodohmu Blogger ini kayak terinjak-injak hingga menjadi butiran debu. Kalimat dari Caesar, temen aku yang rese' ini ngga salah. 99,99% emang salah aku sebagai author di blog ini yang memang tidak bertanggung jawab udah nelantarin blognya selama satu bulanan lebih. Lutfi juga udah dengan rajin dan semangatnya terus motivasi aku buat update, Namun apalah daya. Semua wacana dan ekspektasi itu tak pernah terwujud menjadi realita. Huftt.

Dengan ini juga aku ambil kesimpulan, percuma orang dikasih motivasi tapi kalo orang yang bersangkutan ngga ada kemuaan buat bergerak. Contoh? ngga usah jauh-jauh, aku tadi udah diingetin + dikasih motivasi buat update blog masih aja bandel :D Nyeselnya ntar belakangan kalo harga dirinya udah terinjak-injak. #Halahkokakulebay

Berhubung ini awal bulan dengan semangat dan visi baru, aku mau update aku blog lagi. Sekalian mengisi wacana pada hari libur.. hehe. Dengan ini juga aku mau curhat. Mau cerita sepuas-puasnya disini. Di Online Diary-ku? #cielah.

******

It's been three years. Udah tiga tahun udah menyandang status sebagai mahasiswi. Udah tiga tahun menuntut ilmu di universitas ini. Udah tiga tahun juga ngerasain masuk lubang nerakanya dunia kuliah di ILKOM (jadi anak programmer katanya). Dan sekarang udah mulai ngerasain jadi mahasiswa semester akhir. Udah mulai pusing cari judul TA (Tugas Akhir). Udah ngerasain gimana rasanya kalo ditanya "Judul TA-nya apa?". Udah mulai ngerasain jadi kayak kakak tingkat kemaren kalo ditanya "Kapan sidangnya ?" atau "Kapan lulusnya ?". Dan ternyata rasanya ngga enak banget, sampe kebawa mimpi saking dipikirin terus. Salut deh buat kakak tingkat yang udah ngelewatin masa-masa suram ini bagi mahasiswa. I Heart You, Kakak Tingkat Semuanya... hehe


It's been three years. Semenjak bakalan jadi mahasiswa semester akhir, 180% derajat kebiasaan dan pokok pembicaraan udah beda. Yang biasanya cekikikan ngatain orang, sekarang malahan ngomongin judul TA. Yang bisasanya ngegosip, sekarang ganti jadi ngomongin pengolahan data buat TA. Yang biasanya sibuk omongin hal yang ngga jelas, sekarang ngomongin metode apa yang pas buat dipake pas TA. Yang biasanya baca novel, sekarang diganti baca buku buat referensi TA. Yang biasanya wifi-an buka youtube, sekarang ganti jadi cari refensi jurnal. Dan, disini aku merasa sedih berasa temen satu angkatan aku mau cepet lulus semua. Udah mau ninggalin ILKOM.


It's been three years. Udah tiga tahun sekelas, belajar, ketawa, diskusi sama temen satu angkatan. Udah tiga tahun ini ngeliat wajah-wajah orang yang sama, dan sekarang bakalan jarang ketemu karna udah sibuk ngurusin TA-nya masing-masing nanti. Yang biasanya bosan ketemu, sekarang dengan naturalnya bakalan sibuk sama urusan masing-masing. Dan aku udah ngga tau mau ngetik apalagi disini. Intinya it's been three years guys :)


Dan sekarang, bentar lagi mau UAS a.k.a ujian akhir semester. Berasa baru kemaren ngerasain masuk semester 6 ehh sekarang udah mau ujian aja. Aku cuma mau ngucapin semoga UAS kita lancar, ngga ada masalah, rintangan atau halangan. Mungkin kata "Terima Kasih" tidak cukup untuk membalas semua yang kalian bagi bersama aku, But Let me to say Thank You and Good Luck guys :)

******

Pssttt.... efek udah lama ngga ngeblog jadi susah mau nulis apa, haduh yang biasanya lancar aja sekarang harus mikir mau nulis apa. Hmm... semoga aku ngga males lagi ya guys buat update blog... hehe. See you :D

Sunday, 15 March 2015

Agen Era Knowledge, Berbagi Tanpa Pamrih

Sebagai Mahasiswa Sistem Informasi, Otak aku udah terinfeksi dan terdoktrin berpikir secara anak sistem informasi, bahas apapun + dimanapun ngga luput dilihat dari berbagi sudat pandang yang berbeda dengan berbagai persepsi yang ada. Kadang sampai berlebihan, saking berlebihannya aja mau laundry aja dicari dulu faktor-fator beserta resiko yang bakalan terjadinya. Ckck -_- Ceritanya anak Sistem Informasi nih *horor*

Di semester yang meranjak ke akhir ini dapet ilmu baru dengan mata kuliah "Knowledge Management" atau biasa kami sebut KM. Mata kuliah yang bahas tranformasi data + informasi yang diolah untuk diambil polanya yang kemudian menjadi 'Knowledge'. Ngerti? Ngga, kalo gitu sama.. haha. Jadi, dimata kuliah ini kita bahas bahwa setiap yang ada dimuka bumi ini adalah knowledge yang -mestinya- ditampung dalam suatu wadah dan disharing ke khalayak umum. Kalo dosen aku bilang inti dari mata kuliah adalah Knowledge dan Sharing. Yupp, tujuannya dari mata kuliah ini adalah agar manusia itu ngga pelit-pelit lagi sama ilmu dan bisa disharing sama yang lain. Contohnya : Blogger.

Well, karena aku seorang blogger setelah mendengar penjelasan panjang kali lebar dan tinggi dari dosen tadi, aku semakin bangga menjadi blogger. Aku Bangga Menjadi Blogger. Why? Seperti yang dosen aku bilang blogger adalah salah satu contoh KM dari sekian banyak contoh yang lainnya. Dan yang secara tidak lansung menjadikan aku sebagai salah satu agen era knowledge. *tepuk tangan yang meriah*.

Nah, dengan latar belakang itulah aku berada disini. diantara kata-kata yang aku coba uraikan disini dan berbagi dengan kalian semua pembaca setia blog-ku *ngomong sambil mata berkaca-kaca* Sharing kali ini akan bermula dari kegitan yang aku ikuti minggu lalu.

Sabtu, 07 Maret 2015

Firstly, makasih buat Akademi Berbagi Palembang (@AkberPLB) yang udah bikin acara ini. FYI, ini kali kedua aku ikutan acara @AkberPLB guys, cerita pertamanya bisa baca disini guys :)

Nah, aku juga salut sama setiap acara yang diadain sama Akademi Palembang. Kenapa? Acaranya ituloh selalu on time. ON TIME. Hal yang udah langka ditemuin disetiap acara yang pernah aku datangin, ntah itu acara biasa, semi resmi ataupun yang resmi sekalipun. Buat kalian yang kurang menghargai waktu coba ikutan acara ini deh, rasakan malunya telat datang dan diliatin sama orang satu ruangan *smile devil*. Selain acaranya yang on time @AkberPLB juga mengadakan acara yang bermanfaat tanpa memungut biaya sepeserpun. Alias GRATIS. Emang top deh @AkberPLB udah on time, bermanfaat dan gratis. Dan dengan ini juga aku bilang dalam hati "@AkberPLB adalah agen Era Knowledge serta KM yang lainnya yang bertebaran dimuka bumi ini" :D 


So, untuk kali ini @AkberPLB bikin kelas Paid Posting bareng Mba Ira Hairida. Jadi, disini Mba Ira atau biasa dikenal dengan @itikkecil bakalan jelasin apa itu paid posting, bagaimana bisa dapet paid posting itu sendiri, dan gaya penulisan apa yang paling disenangin untuk paid posting itu sendiri

Mba Ira yang lagi kasih materi

Paid posting adalah posting yang berbayar. Jadi, setiap postingan atau tulisan yang kita post di blog itu dibayar. Syarat biar bisa dapet paid posting itu ngga susah, kita cuma disuruh lebih merhatiin blognya. Hal yang paling utama yang harus diperhatikan adalah "Content is King", jadi dianjurkan blog kita itu sudah punya personifikasi sendiri untuk isi tulisannya, misal : Traveler yang lebih kerennya lagi blog kita itu sudah punya domain sendiri. Tjakep. Selanjut, kita disuruh aktif di media sosial, punya personal branding, resposif, bisa diajak kerjasama dan minimal statistik kita itu seharinya.. seharinya nih yah kurang lebih 400 pengunjung :D

Para peserta kelas "Paid Posting"

Untuk bisa dapet paid posting sendiri Mba Ira menjelaskan bahwa biasanya didapet dari networking. Dengan ini juga secara tidak lansung, kita disuruh bersosial, cari teman-teman sebanyak-banyak yang tujuan buat nambah wwasan, pengalaman beserta teman tentunya :D Nah, sedangkan untuk gaya penulisan sendiri Mba Ira cuma pesan satu, yaitu "Be Your Self". Yupp, jadilah diri kita sendiri dalam menyampaikan tulisan kita sendiri tanpa harus pusing gaya tulisan yang bagaimana yang tentu tetap dalam bahasa sopan dan enak untuk dibaca serta tak luput memberi makna. Cielah :D

Foto Bersama sebelum pulang ke rumah masing-masing

Minggu, 08 Maret 2015

Setelah hari sabtunya disibukkan ikutan acara dari @AkberPLBnya, hari minggunya aku tak kalah sibuk. Karena hari itu aku ikutan gathering NBCPalembang. Singkat cerita, NBCPalembang adalah komunitas para penulis buku yang berada di kota Palembang sendiri. Untuk lebih lanjutnya bisa hubungin deh adminnya di @NBCPalembang hehe

Awalnya, kita -aku + nona lutfi- sempet bingung cari tempat gatheringnya. Maklum Cafe Sumpah Pemuda sendiri baru kami denger waktu mau ikutan gathering ini. Jadi berbekal dengan petunjuk seadanya kita sempet bolak-balik 3 kali sepanjang JL. Sumpah Pemuda buat nyari cafe itu, yang pada akhirnya lansung ketemu setelah tanya mas pedagang gorengan :')

Btw, akunya keliatan ngga sih? haha

Kita ikutan ini juga untuk yang pertama kalinya loh guys. Nah, gathering NBCPalembang ini dihadiri oleh Mba Lia, Mba Suzan, Kak Rido, Kak Putra, Kak Bimo, Mba Septi, Mba Putri, Mba Eka, Mba Murni, Mba Lady, Mba Putri L, dua temen aku Anisa dan Lutfi dan tentunya aku sendiri RA_Niken :) Kita disini yang paling muda loh #nggapenting

Gathering NBCPalembang kali ini juga meresmikan koordinator yang baru yaitu Ka Rido yang sebelumnya dipegang oleh Mba Lia. Setelah itu agenda yang kayaknya wajib setiap gathering apapun yaitu perkenalan satu-satu yang dilanjutkan dengan sharing seputar tentang tulis-menulis, tips mau nulis novel ataupun cerpen, mengatasi masalah yang sering terjadi. Hal yang bisa aku tangkep dari gathering adalah sebelum kita mau bikin novel terlebih dahulu kita bikin kerangka atau outline dari cerita tersebut yang tujuan mempermudah proses penulisan nanti dan juga mencegah yang namanya writer's block.

Di akhir acara ada sesi pemberian buku buat para peserta yang hadir, tapi sayang aku bukan orang beruntung buat nerima buku-buku. *nangis di pojokan* Tapi, Terima Kasih buat semua kakak-kakak dan mba-mba yang udah sharing tentang pengalamannya dalam hal tulis menulis. Kalian para agen era knowledge yang awesome.. hehe

Say Cheese :D

So, here we go. Harapan aku setelah kalian baca postingan yang lumayan panjang ini, semoga ada knowledge yang bisa kalian ambil. Kemudian, harapan yang lainnya semoga muncul para agen era knowledge yang lainnya, yang berbagi tanpa pamrih. Berbagi tanpa terpaksa, berbagi karena ikhlas dan bikin happy :D Terima kasih juga buat Bu Ken Ditha Tania selaku dosen KM yang ajarin ilmu yang dahsyat banget. Saking dahsyat sampe ngga masuk di otak aku.. hehe. Harapan yang lainnya semoga Bu Ken ngga sengaja nyasar kesini trus baca postingan ini, jadi nilai aku nantinya A. aamiin :D Terakhir, sampai jumpa di postingan selanjutnya guys.






Sunday, 1 February 2015

Melukis dengan Cahaya

Kilatan Petir, sebentuk garis perak yang membelah langit sesaat sebelum guntur menggelegar. Bintang jatuh. Kunang-kunang. Cahaya redup di ekor pesawat. Mercusuar. Remang lampu di tepi jalan. Oranye gelap yang berubah kemerahan menjelang matahari terbenam. Cahaya. Itu semua pesona cahaya.

- Melbourne -


Selama kurang lebih 3 tahun berperan sebagai mahasiswi yang baik, suka menolong dan rajin menabung yang namanya weekend itu terkadang berasa lewat aja. Namun, weekend kali ini berbeda guys :D Dalam semester ini aku dapet jatah liburan yang lumayan banyak. 3 hari. Iya, lumayan kalo biasanya sih cuma 1 hari, itupun hari minggu dan yang biasanya juga diisi dengan tumpukan dan antrian tugas kali ini dari hari jumat, sabtu dan minggu :D Salah faktor yang mempengaruhi jatah liburan yang lumayan banyak, yah karena udah jadi mahasiswi agak tingkat akhir + jadwal yang kebetulan lagi pas banget :D 

Ngomongin masalah weekend, yang pasti bakalan cerita quality time atau jalan sama keluarga, temen, sahabat atau pacar sekalipun *ehem. Sama halnya dengan weekend aku kali ini, bertujun dengan menghasilkan weekend yang produktif dan lebih bermanfaat maka fix aku ikutan acara yang diselenggarain oleh Akademi Berbagi (@AkberPLB) yang juga bekerja sama dengan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia atau yang disingkat dengan AOFI yang bertepatan pada hari Sabtu, 31 Januari 2015 di Lele Lela R.Sukamto. Kalo dilihat dari penyelenggaranya, tentu saja acara in ngga jauh-jauh dari fotografi. Selain cari pengalaman baru, aku juga pengen belajar gimana cara ambil foto yang baik, benar, bagus dan hasilnya keren :D Karena aku orangnya baik hati, jadi aku bakalan bagi-bagi ilmunya juga dengan kalian guys dari acara ini. 

Acara ini ngajarin kita cara melihat. Disini kita belajar bukan tentang fotografi tapi temennya, yaitu cahaya atau bahasa kerennya lighting. Menurut Kang Ade Yolvi (@nankewi), jika fotografi mengajarkan kita cara merekam maka lighting mengajarkan kita cara melihat. Melihat objek yang jika diberikan cahaya dari sudut-sudut yang berbeda, maka dapat menghasilkan gambar yang berbeda-beda pula. Dalam lighting, ada dua komponen yang harus ada yaitu, sumber cahaya dan objek yang akan dicahayai.

Embedded image permalink
Kang Ade Yolvi lagi nyampe-in materi
Berkat acara ini, dari yang tadi ngga tau jadinya tau apa itu ISO, Shutter, diafragma, white balance beserta temen-temennya yang lainnya. Dari sini juga bisa tau bahwa ada 3 (tiga) jenis pencahayaan, yaitu direct lighting atau pencahayan lansung yang sifat cahaya keras, kontras tinggi, efek bayangan keras. Kemudian diffuse lighting atau penyinaran dibaurkan yang sifatnya cahaya lembut, kontras rendah, efek bayangan lembut. Dan yang terakhir, glare lighting  yaitu polarisasi cahaya yang sifatnya kontras rendah, efek bayangan lembut. 

Embedded image permalink
Para peserta yang lagi serius merhati-in. Btw, tau ngga aku dimana ?
Selain belajar lighting, kita belajar apa itu kontras serta komposisi yang menurut Kang Ade komposisi itu bukan sekedar tentang peletakan atau penempatan suatu objek namun garis, titik serta warna yang membentuk suatu objek  tersebut. Kang Ade juga ngajarin mengatur white balance secara manual dengan menggunakan kertas putih. Semakin ngikutin acara ini, semakin menarik dan semakin banyak bergumam "WOW" trus "Gila keren banget ya?" dan "Kok bisa ?"... hehe. Maklum, pas dateng ke acara ini sedikit segan masalahnya pesertanya rata-rata cowok semua yang diliat-liat dari tampangnya pada jago semua fotografi, trus berencana mau kabur ehh keburu diliat panitianya yang akhirnya disuruh duduk jadi gagal deh rencana kaburnya :D 

Embedded image permalink
Makasih Banyak Kang Ade buat Pengetahuannya :D
Dan yang terakhir pesen Kang Ade "Tidak adanya ukuran benar atau salah tata cahaya pada saat memotret, Namun yang benar adalah Apakah ini sesuai kebutuhan ?". So, gimana nih guys ? Sebenernya materinya lebih banyak dari yang ditulis dari sini tapi bingung mau nulisnya gimana trus takut salah tulis nanti... hehe. Kalo mau jelasnya, bisa lansung tanya Kang Ade yang lebih paham via twitternya. Dan, terima kasih buat Kang Ade atas materinya, sayang aku ngga bisa ikut pelatihan memotretnya karena acaranya malem hari jadi ngga bisa dateng. Kemudian terima kasih juga buat Akademi Berbagi yang udah bikin acara yang bermanfaat sekali. Last but not least, buat temen-temen semuanya kalo ada acara weekend yang bermanfaat jangan lupa kasih tau ya? Daripada ikutan acara ngga jelas, lebih baik kita tambah wawasan ya ngga? hehe. ByeBye

Sumber Foto : @AkberPLB, kecuali foto yang pertama. Itu hasil foto sendiri waktu belajar buat UAS tiba-tiba mati lampu jadi foto-in lilin :D

Monday, 19 May 2014

Tentang Masa Depan

Talk about our future
Like we had a clue
***

Hidup itu misteri, sama halnya yang udah aku bilang di postingan sebelumnya. Ngga tau hari ini bakalan sedih atau seneng. Apalagi kalo udah ngomongin masalah masa depan. Ngomongin masa depan itu ngga ada habisnya. Ngomongin masa depan itu seolah kita udah dapat nebak apa yang bakalan terjadi nanti. Ngomongin masa depan itu asyik. Iyaa, karena dengan satu kata magis 'masa depan' otak kita akan secara otomatis mengkhayal, membayangkan yang bakalan terjadi nanti. Karena dengan satu kata magis 'masa depan' mulut kita juga bakalan secara otomatis membeberkan apa yang ingin terjadi di masa depan. "Aku nanti bakalan jadi istri pangeran yang punya istana mewah dengan pengawal yang gagah buat jagain aku", "Aku nanti bakalan jadi artis yang terkenal diseluruh dunia", "Aku nanti bakalan jadi direktur perusahaan yang besar"....

Akan tetapi, tetap saja kita tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi pada kita di 'masa depan'. Kita tidak punya petunjuk. Kita tidak punya gambaran tentang masa depan. Hanya saja kalau kita bisa menembus waktu, dan pergi ke masa depan atau kita menggunakan alat canggih doraemon mungkin kita bisa tahu :) hehe. Kita semua hanya bisa menebak-nebak bagaimana masa depan kita nanti. Namun, dari semua hal tersebut ada hal-hal yang dapat kita lakukan sekarang untuk menyiapkan masa depan kita. Okee... karena hal itulah aku akan nulis apa yang menurut aku dapat kita lakukan sekarang buat mendukung masa depan.

1. Cari Ilmu.

Pernah ngga terbesit pertanyaan 'Kenapa kita harus sekolah ?' atau 'Kenapa kita harus belajar ?'. Perlu kita sadari bahwa salah satu esensi dari hidup adalah belajar. Dengan belajar kita akan mendapatkan ilmu, dengan ilmu itulah nanti kita dapat menguasai dunia (?). Engga, itu terlalu lebay deh, setidaknya kalo kita berilmu kita dapat dihormati oleh orang lain, kedudukan kita akan lebih tinggi daripada yang tidak memiliki ilmu. Apa hubungannya dengan masa depan ? Kalo kita punya ilmu, kita bisa berbagi ilmu dengan generasi sesudah kita. Atau mungkin ilmu itu nanti bakalan berguna selagi kita menjalani hidup :)

Misalnya saja kita kerja disebuah kantor, dan sedang ada sebuah proyek yang membahas tentang ilmu yang kita ketahui. Secara otomatis, kita akan menjadi kandidat pertama buat mengerjakan proyek tersebut. Jadi, jangan sekali-sekali males belajar ya ? nyeselnya ntar pas di kemudian hari.. hehe

2. Bersosialisasi
Manusia itu adalah makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup tanpa orang lain. Mungkin hal itu juga menjadi salah satu alasan agar kita bersosialisasi, membuat jaringan pertemenan. Hubungan nya dengan masa depan ? Tentu saja hal tersebut menjadi salah satu kelebihan atau keuntungan kita jika memiliki banyak teman, karena kita juga akan memiliki banyak channel atau kesempatan. Tidak hanya itu, jika kita dalam kesusahan maka kita juga memiliki banyak pertolongan.

Tempat bersosialisasi pun dapat dilakukan dimana saja. Misalanya, dilingkungan tempat tinggal, sekolah, tempat kerja atau kita juga dapat mengikuti organisasi yang ada disekolah, mengikuti kegiatan sosial yang diadakan disekitar tempat tinggal kita juga dapat dijadikan tempa bersosialisasi dan mencari teman.

3. Menabung

Tujuan orang tua kita ngajarin supaya nabung itu ada maksudnya. Menabung itu mengajarkan supaya kita hemat, supaya kita menggunakan uang yang kita miliki dengan sebaik-baiknya. Disaat kita lagi kehabisan uang, kita bisa menggunakan uang tabungan kita atau disaat kita ingin membeli sesuatu, kita tidak harus lagi minta uang kepada orang tua kita karena kita sudah bisa beli sendiri dengan uang tabungan kita.

Menabung juga mengajarkan untuk memanage uang yang kita memiliki. Menabung juga merupakan hal yang harus disiapkan buat masa depan. Why ? karena segala sesuatu di dunia ini butuh persiapan bro... hehe. Menabung zaman sekarang pun udah enak. Kalo dulu kita nabung masih dicelengan ayam, sekarang kita bisa nabung di bank dengan segala fasilitas dan layanan yang mereka sediakan buat kita.

Salah satu fasilitas dan layanan yang mereka berikan adalah dana pensiun. Kenapa harus ada dana pensiun ? Gini deh, kita selama hidup ngga mungkin bakalan kerja terus, kan ? Maka, dari itu kita butuh persiapan matang di usia muda kita, dengan dana pensiun ini kita bisa punya uang tanpa harus kerja. Dengan dana pensiun juga kita dapat mewujudkan 'kaya di usia tua'  tidak hanya kaya di usia muda :D hehe. Dan dengan dana pensiun kita bisa hidup tenang di hari tua tanpa merepotkan anak cucu.

Nah, layanan dan fasilitas ini juga disediakan di Bank BNI46 yang lebih tepatnya BNI Simponi. Dengan BNI Simponi walaupun peserta berpenghasilan terbatas, namun dengan melakukan iuran minimal Rp 50.000 maka peserta akan mendapatkan pengembangan yang optimal setiap bulannya, selain itu setelah memasuki usia pensiun, peserta berpeluang untuk mendapatkan manfaat pensiun bulanan seumur hidup, setelah itu akan diteruskan kepada ahli waris.


Jadi, sudah siap-kah kalian untuk masa depan ? Kalo belum mari kita rencana dan siapkan dari usia muda sehingga tidak menyesal di kemudian harinya :)

http://bit.ly/BNI_Simponi

Thursday, 15 May 2014

Suka dan Duka Ujian Akhir Semester (UAS)

Hidup itu ngga selalu seneng, ngga juga juga selalu sedih. Kalo hari ini lagi seneng, ngga menutup kemungkinan besok atau lusa atau seminggu atau sebulan kemudian bahkan pas sore harinya kita dapat musibah yang bikin kita jadi sedih. Jadi, intinya hidup kita itu penuh warna pake banget. Iyaa, pasti kita bakalan ngerasain seneng, kemudian sedih. Bentar-bentar kita bisa ketawa, eh bentar lagi kita juga bisa nangis. Life is never flat. Sama halnya yang lagi aku pikirin, rasain dan lewati sekarang. Semua rasa jadi satu, udah kayak gado-gado aja :) hehe.

Ada banyak macam kesedihan yang dirasain minggu ini. Mulai dari sedih ngga bisa jawab soal UAS karena terlalu susah soalnya, sedih karena ngga tau jawaban dari soal UAS (apa bedanya sama yang tadi yaa?), sedih udah capek-capek belajar KOMDAT (Komunikasi Data) eh pas hari ulangannya yang aku pelajari ngga ada yang masuk, sedih pas tahu kalo ulangan E-Business ada 2 macam, yaitu tugas besar sama tertulis, sedih pas mau presentasi E-Business webnya bermasalah, banyak error disana-sini, sedih karena web E-Business masih disuruh buat ulang saat udah berusaha ngebenerin webnya tadi ditambah buat laporannya. Sedih karena dalam seminggu ini ngga bisa tidur nyenyak akibat dari harus bikin tugas besar yang lebih dari satu ditambah lagi harus belajar materi yang seabrek-abrek banyaknya, sedih karena bisa sampe lupa makan gara-gara (CUMA) mikirin gimana uas nantinya, serta sedih-sedih yang lainnya yang sampe lupa juga mau disebutin satu-satu disini.

Orang bilang kesedihan itu jangan dipikirin, nanti tambah sedih. Kalo aku sih ngga dipikirin, tapi kepikiran. Beda kan ? hehe. Jadi gini, katanya Hapiness is the little things. Bahagia itu sederhana. Cukup dengan mengingat setiap kejadian atau sesuatu yang bikin kamu senyum bahkan ketawa kita bisa bahagia, senenglah intinya :) hehe. So, buat lupain setiap kesedihan tadi aku cuma harus mengingat setiap kejadian atau sesuatu yang bahagia. Misalnya seneng saat tahu kalo ujian APSI (Analisis Perancangan Sistem Informasi) boleh open book atau buka  buku. Seneng saat tahu kalo UAS Pratikum APSI itu take home atau dikerjain dirumah, seneng saat tahu ujian MPSI (Manajemen Proyek Sistem Informasi) boleh open book walaupun ujiannya diiringi dengan guntur dan air hujan yang udah kayak badai aja -kayaknya alam pun tahu soal MPSI itu susah meskipun udah open book :D haha- Seneng saat tahu kalo Metodologi Penelitian ngga ada UASnya, diganti sama bikin proposal TA yang walaupun udah gitu masih tetep susah gimana ngerjainnya :) hehe. Seneng saat tahu kalo nasib temen yang lain sama aku itu sama, "sama-sama ngga bisa jawab soalnya" haha :D ternyata aku itu ngga sendiri (temen macam apa aku? ckckckk), seneng kalo bisa dan tahu jawaban dari soal UAS dan yang lebih seneng lagi akhirnya UAS menemui batasnya. UAS akhirnya berakhir dan badai pun telah berlalu :D hehe

Setelah aku sebutin satu-satu setiap kesedihan dan kesenangan yang aku lewati dalam seminggu ini, dan aku baca ulang... That make me laugh, even the sadness. Setiap harinya dan setiap perjalanan aku pasti ngga bakalan selalu mulus dan ngga juga bakalan selalu susah. Tapi, setidaknya aku sudah berusaha melewatinya. Seperti pepatah bilang "Akan selalu ada hikmah dalam setiap kejadian". Dengan begitu pula aku pengen ucapin Terima Kasih buat Allah yang masih beri kenikmatan hidup buat aku, Terima Kasih buat Dosen yang udah ajarin aku disemester ini, Terima Kasih buat temen-temen juga atas kerjasama. Dan semoga kita bisa jadi yang lebih baik lagi :D hehe.

***
Life is a Bubble Gum
Its sweet, big and fun
-CJR-

Tuesday, 25 February 2014

Sesuatu. Sesuatu yang Baru


Halo temen - teman semuanya...

Akhirnya kita bisa ketemu lagi :) Udah lama yaa aku ngga posting ? Terahkir posting aku bahas tentang cinta, yang belum baca boleh deh klik disini :) Hmm.. apalagi ya yang mau diomongin. Oh iya, aku mohon maaf karena baru sempat posting lagi sekarang, harap maklum aja kemarin-kemarin itu lagi kena penyakit "bosan" jadi ngga tau harus ngapain. Mau nulis lagi ga ada mood, bingung sendiri sama kegiatan sehari-hari yang terasa semakin membosankan, ngga berwarna kayak dulu -_- Haduh malah curhat aku nya.

Okee deh kita lansung aja ke inti ya temen-temen. Karena terkena penyakit "bosan" jadi aku coba buat cari kegiatan baru yang menarik, tujuannya ya biar ngga bosan terus semangat lagi deh :D hehe. Nah, karena itu juga aku mau berbagi dengan kalian, kegiatan yang baru saja aku lakukan, sesuatu... iyaa sesuatu yang baru aku coba :) sesuatu ini berhubungan dengan kreatifitas, imajinasi dan seni.

Doodle Art. Yupp, itu dia sesuatu yang aku bilang terus tadi. Ada yang tahu apa itu Doodle Art ? Aku yakin semua pasti tahu deh, kan temen-temen semuanya anak gaul toh :) Tapi, gapapalah aku ingatin lagi bagi yang lupa sekalian juga kasih tahu mungkin (iyaa, mungkin) masih ada yang belum tahu. Doodle artinya Mencoret sedangkan Art adalah Seni, bisa dikatakan Doodle Art adalah Seni dalam mencoret (Mencoret pun bisa jadi seni :) #yeahhh). Namun menurut doodle master Lei Melendres  definisi doodle yang sesungguhnya mencoret-coret yang dilakukan secara spontan, nggak pake sketch terlebih dahulu. Doodle sendirinya pun dibagi menjadi 3, tapi untuk lebih lengkapnya bisa lansung kunjungi disini nih yang lebih spesifik bahas tentang doodle art :)

Nah setelah tahu dengan doodle art, maka dari situlah aku pengen juga buat. Pertama sekali mau buat doodle itu liat tutorial di youtube, sempet down juga karena semua tutorialnya keren terus bagus - bagus lagi gambarnya. Tapi (iyaa, tapi lagi) karena insting penasaran dan keingintahuan ku sangat besar maka aku pun mencoba. Pertama kali coba itu dikertas, iyaa kertas yang kecil banget haha. Udah ahh, dari pada banyak cincong semuanya pasti udah penasaran kan mau liat hasil doodle art buatan ku ? Silakan dilihat dibawah nih :) Sebelumnya maaf kalo masih jelek, maklum aku masih noob -_- Selamat melihat dan menilai karyaku! :D

Ini dia Doodle Art pertamaku! Masih jelek banget yaa :(
Ini yang Ke -2, Masih tahap latihan juga. Smoga lumayan lah

Ini yang Ke -3. Buatnya keroyakan sama @lutfiamliyah @aisyah_albarroh :)
Dan ini yang Ke - 4. Bikin ini buat ngabisin waktu insom :)
Nah itu dia beberapa doodle art yang udah berhasil (katakan saja begitu :p haha) aku buat. Gimana temen-temen ? Baguskah? Aku yakin semua geleng-geleng.. haha. Okee, sampai sini dulu postingan kali ini. See you and ByeBye :D